Segmentasi Pasar dan Peran Distributor Bahan Kimia

06 Mar 2020
Segmentasi Pasar dan Peran Distributor Bahan Kimia

Industri Kimia merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang cukup familiar. Ada berbagai jenis produk yang berasal dari industri kimia dengan bentuk yang beragam baik padat, cair, maupun gas. Tapi tahukah Anda apa kira-kira bahan baku pembuatan bahan kimia? Benar! bahan baku industri kimia berasal dari air, udara, garam, batu kapur, belerang, dan bahan bakar fosil. 

Sumber kimia tersebut kemudian diproses sedemikian rupa dengan cara-cara khusus yang semakin modern sehingga terbentuklah zat-zat kimia yang menjadi bahan untuk berbagai produk kimia lainnya. Alur pembuatannya bahan kimia memang cukup panjang dan memerlukan waktu yang cukup lama. Meskipun demikian, penggunaan bahan kimia ini menjadi sangat penting karena digunakan untuk membuat berbagai produk.

Segmentasi Pasar Bahan Kimia

Bahan kimia sudah banyak digunakan untuk pembuatan berbagai produk yang sering kita temui sehari-hari. Misalnya saja kemasan plastik, Plastik merupakan salah satu contoh produk akhir dibuat menggunakan menggunakan bahan kimia. Secara umum segmentasi produk bahan kimia dibagi menjadi Lima Kategori yaitu:

1. Bahan Kimia Komoditas

Bahan kimia komoditas merupakan bahan-bahan kimia yang hanya dikategorikan berdasarkan komposisi kimianya. Meskipun demikian, komposisi bahan kimia tersebut faktanya bersifat universal dimana produk kimia komoditas satu pemasok dapat dengan mudah dipertukarkan dengan produk lainnya. 

Beberapa contoh penggunaan kimia komoditas yaitu untuk membuat produk seperti furniture, dekorasi rumah, prostesis, tangki air, dan elektronik. Industri bahan-bahan kimia komoditas memiliki pasar global yang cukup besar dan bernilai miliaran dolar. Sebagai salah satu contoh bahan kimia ini adalah polimer, serat sintetis, dan petrokimia. 

2. Bahan Kimia Khusus

Bahan kimia khusus merupakan bahan kimia yang dipasarkan berdasarkan kinerja fungsionalnya. Produk kimia khusus juga diproduksi secara khusus dengan jumlah yang kecil. Namun, bahan kimia khusus memiliki pengaruh pada hasil akhir suatu produk. Oleh karena itu, peranannya cukup penting bagi industri produk berbahan dasar kimia khusus. 

Contoh penggunaan bahan kimia khusus ini yaitu pada produk listrik dan elektronik, pembersih industri, konstruksi, manufaktur kendaraan bermotor, industri percetakan, serta pertambangan minyak dan gas. Ketersediaan bahan kimia khusus dibuat lebih sedikit dibandingkan basic chemical sehingga memiliki nilai yang lebih tinggi dan produk tidak mudah dipalsukan. 

3. Bahan Kimia untuk Farmasi

Farmasi merupakan salah satu pasar dari bahan kimia yang berskala industri. Pasalnya produk-produk dari farmasi membutuhkan bahan kimia dalam pembuatan berbagai produk nya. Bahan kimia utama yang digunakan adalah untuk memproduksi zat aktif obat, zat curah, dan banyak produk farmasi lainnya untuk pengobatan pasien.

Beberapa bahan kimia tertentu memiliki fungsi sebagai katalis, reaktan, reagen, dan pelarut pada pembuatan obat. Banyak penelitian-penelitian pada industri farmasi yang juga menggunakan bahan kimia sebagai bahan utamanya. Sehingga pendistribusian bahan kimia sangat penting pada bidang farmasi karena untuk terus melakukan mengembangkan penemuan terbarukan dan pembuatan obat-obatan.

4. Bahan Kimia untuk Industri Pertanian

Segmentasi pasar yang keempat adalah Industri Pertanian dimana erat kaitan untuk pembuatan pupuk, pestisida dan produk lainnya yang digunakan pada bidang pertanian. Pembuatan pupuk yang berbahan dasar kimia juga tentunya memerlukan bahan-bahan kimia dalam pembuatannya. Sehingga industri pertanian dalam menghasilkan produk untuk pengembangan pertanian akan terus membutuhkan bahan kimia. 

Pada produk bahan kimia untuk industri pertanian memerlukan standar produksi yang ketat. Hal ini bertujuan untuk  menjamin keamanan, kualitas serta menghindari kemungkinan kontaminasi silang. Produk industri pertanian berupa pupuk dibuat untuk meningkatkan hasil panen dengan mempertahankan kesuburan tanah dan melindungi dari serangan hama. Nantinya produk hasil panen yang didapatkan akan menjadi makanan yang aman dan berkualitas tinggi. 

5. Bahan Kimia untuk Konsumen

Terakhir, bahan kimia didistribusikan untuk segmentasi konsumen. Industri ini merupakan segmentasi pasar yang berhubungan dengan produk-produk yang digunakan oleh konsumen dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja berbagai jenis keperluan harian seperti perlengkapan mandi seperti sabun dan pasta gigi. Kemudian, perlengkapan sabun pembersih baik untuk mencuci pakaian maupun lantai.

Segmen pasar bahan kimia untuk konsumen memiliki jumlah yang cukup besar, karena penggunaan produknya sangat diperlukan. Bahan kimia yang digunakan juga terus meningkat seiring peningkatan kebutuhan produk-produk tersebut. Tak sedikit orang beranggapan bahwa bahan kimia itu berbahaya. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena bahan yang terkandung dalam produk -produk yang selama ini kita gunakan telah diuji secara ilmiah dan disetujui serta diizinkan untuk diproduksi oleh pihak yang berwenang. 

Lalu, Apa Peran Distributor Bahan Kimia?

Distributor bahan kimia merupakan pihak lembaga maupun perusahaan yang memiliki izin untuk mendistribusikan produk berupa bahan-bahan kimia untuk berbagai segmen pasar yang sudah dipaparkan di atas. Seiring perkembangnya industri kimia makan distributor bahan kimia diperlukan untuk mensuplai berbagai kebutuhan yang ada. Peran distributor secara tidak langsung adalah sebagai berikut:

1. Mendistribusikan Bahan-bahan Kimia ke Perusahaan

Peran utama Distributor bahan kimia adalah mendistribusikan berbagai jenis bahan kimia yang diperlukan dalam pembuatan produk-produk di Industri kimia seperti manufacture. Kebutuhan bahan kimia dapat dipenuhi salah satunya dari distributor bahan kimia. Sehingga perannya cukup penting dalam rantai pasok industri kimia.

2. Pengadaan Bahan Kimia 

Distributor bahan kimia juga berperan dalam pengadaan stok bahan kimia yang menjadi bahan baku berbagai produk Industri kimia. Keberadaan distributor bahan kimia tentunya sangat penting karena menjadi aktor yang masuk ke dalam rantai pasok pendistribusian bahan baku produk kimia. 

3. Mendukung Pengembangan dan Penelitian Berbagai Segmen

Penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh pasar industri kimia seperti di Bidang Farmasi tentu memerlukan bahan kimia sebagai bahan dasarnya. Oleh karne distributor bahan kimia merupakan penyuplai bahan baku farmasi. Maka, secara tidak langsung distributor bahan kimia juga ikut mendukung pengembangan inovasi dalam sebuah penelitian. 

Itulah beberapa segmentasi pasar dan peran dari distributor bahan kimia. Semakin berkembangnya kebutuhan bahan kimia dalam berbagai aspek industri maka semakin diperlukan juga keberadaan distributor untuk memastikan ketersediaan dan pendistribusian bahan kimia ke perusahaan maupun konsumen.