13 Tips Pelaksanaan Perbaikan Tahunan Pabrik

06 Mar 2020
13 Tips Pelaksanaan Perbaikan Tahunan Pabrik

Ada beberapa paparan bahan kimia yang akan mencapai puncak ketika sedang Turn Around (TA). 

Hal ini dikarenakan hampir seluruh peralatan yang ada di sana berbahan kimia.

Bahkan, ada juga beberapa sumber api yang muncul. Kondisi ini dapat berdampak pada keberlangsungan kinerja. 

Inilah yang menyebabkan perbaikan tahunan pabrik menjadi potensi yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja.

Pengertian Perbaikan Tahunan Pabrik

Perbaikan tahunan pabrik atau turn around adalah kegiatan untuk menggambarkan peralatan pabrik yang mati dan sebelumnya harus dijadwalkan dengan benar.

Kegiatan ini memiliki sumber daya khusus yang akan ditugaskan di luar tingkatan operasi harian. 

Antara lain adalah inspeksi maintenance dan inspeksi syarat dari badan regulasi.

Peralatan pada maintenance harus 12 shutdown. 

Hal ini karena large capital project memang membuat syarat pabrik agar shutdown, bersih, memiliki penggantian katalis, dan lain sebagainya.

Turn around (TA) ini tergolong proses kerja yang cukup kompleks untuk dilakukan.

Hal ini karena adanya interaksi dengan seluruh proses kerja yang ada di lapangan. Jadi, inilah yang menyebabkan pelaksanaan kehilangan produk dalam jumlah besar.

Sehingga, turn around harus disertai dengan optimasi peningkatan peralatan yang handal. 

Dengan begitu, perpanjangan interval antar TA bisa mencapai target peningkatan yang maksimal dan memberikan keuntungan untuk perusahaan.

Pelaksanaan Turn Around

Nah, berikut ini adalah langkah-langkah untuk melaksanakan turn around yang wajib Anda pelajari:

Menyusun daftar turn around yang memiliki nilai tambah.

Membuat perencanaan dan penjadwalan secara detail.

Melaksanakan kegiatan turn around.

Mengevaluasi dan melakukan pemeliharaan terhadap perbaikan pabrik.

Tips Untuk Menunjang Keamanan Saat Melaksanakan Perbaikan Tahunan Pabrik

Karena pelaksanaannya yang begitu kompleks, berikut beberapa tips yang bisa menunjang kinerja turn around secara aman:

1. Persiapan Jadwal Sudah Maksimal

Adanya penjadwalan yang maksimal akan membuat Anda mengetahui tentang hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan. Baik yang menimbulkan bahaya atau tidak.

Jadi, buatlah jadwal turn around secara detail. Sehingga, pemeliharaan dan perbaikan pabrik akan berjalan dengan lancar.

2. Melakukan Penelitian Terhadap Resiko

Anda harus memastikan bahwa setiap item pada turn around sudah melewati evaluasi penilaian bahaya. 

Dengan begitu, Anda bisa menyiapkan Job Safety Analysis yang sesuai dengan jenis pekerjaan di pabrik.

3. Inspeksi Seluruh Peralatan

Tips melaksanakan perbaikan tahunan pabrik yang selanjutnya adalah melakukan inspeksi terhadap seluruh peralatan. 

Ini bertujuan agar kegiatan memiliki keamanan yang maksimal. Oleh sebab itu, pastikan bahwa peralatan dalam kondisi baik.

Jadi, peralatan sudah siap untuk dipakai. Selain itu, siapkan juga peralatan cadangan. Salah satunya adalah gas analyzer. 

Pemeriksaan terhadap alat kerja juga perlu Anda lakukan. 

Seperti mesin las, genset portable, tangga, exhaust blower, scaffolding, dan lain sebagainya. Pastikan juga bahwa alat kerja siap pakai, ya.

4. Menyediakan Pelatihan Khusus Untuk Semua Peserta

Walaupun pemeliharaan atau perbaikan pabrik dilaksanakan secara reguler, namun frekuensi pekerjaannya terbilang jarang. 

Jadi, sebaiknya sediakan pelatihan ulang untuk semua pekerja. Sehingga, kinerja mereka akan semakin meningkat. 

5. Semua Prosedur Harus Sudah Siap dipakai

Untuk tips yang satu ini, Anda perlu melakukan peninjauan ulang semua prosedur yang terkait. 

Ini bertujuan untuk memastikan bahwa turn around sudah update dan siap dipakai. Jika diperlukan, berikan pelatihan ulang kepada pekerja.

6. Shutdown Harus dilakukan Secara Benar

Shutdown adalah kegiatan untuk menghentikan operasi pabrik. 

Kegiatan ini harus dilakukan dengan benar dan tuntas, jadi akan sesuai dengan SOP yang berlaku pada pabrik.

Penggunaan uap dan gas harus diganti dengan memakai gas inert, yakni nitrogen. Selain itu, bahan kimia B3 dan peralatan juga sudah dicuci menggunakan air. Jadi, tidak ada hal yang tertinggal atau bahkan tersisa.

Anda juga harus memastikan bahwa suhu peralatan dalam keadaan sudah turun atau cooling down. Sehingga, suhunya pun dalam kondisi aman.

7. Safety Operation

Setelah melakukan shutdown pada pabrik yang perlu diperbaiki, maka langkah selanjutnya adalah melakukan safety operation. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi sudah aman saat peralatan dipakai.

Kegiatannya antara lain adalah pressure release, penurunan level cairan, nitrogen purgin, dan lain sebagainya.

8. Mematikan Sumber Energi

Tips untuk menunjang keamanan perbaikan tahunan pabrik yang berikutnya adalah dengan mematikan sumber energi.

Anda bisa memutuskan semua sumber energi pada peralatan yang akan dirawat, baik gas, listrik, atau bahkan steam. Jangan lupa untuk melakukan prosedurnya secara menyeluruh.

9. Menetapkan Organisasi

Seperti proyek, kegiatan ini juga memerlukan struktur organisasi yang maksimal dan bersifat formal. Dengan demikian, harus ada manajer, supervisor, dan staff yang bertugas.

Dengan begitu, pengelolaan pekerja akan diselesaikan secara mudah. 

Namun, pengelolaan juga harus menyesuaikan jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya. Ini bertujuan agar pekerjaan selesai tanpa adanya kecelakaan.

10. Berkomunikasi Untuk Menghadapi Kondisi Darurat

Adanya perbaikan tahunan pabrik, tentunya pekerjaan akan dilakukan dalam serentak. Oleh sebab itu, komunikasi adalah hal penting yang harus ada.

Dengan komunikasi, koordinasi yang terjalin akan berjalan baik. Ini juga berdampak pada pekerjaan agar tidak menimbulkan bahaya atau bahkan kecelakaan saat kerja.
Ada beberapa metode komunikasi yang bisa Anda manfaatkan, agar pesan dapat tersampaikan dengan baik. Antara lain adalah safety talk, spanduk, video call, emergency hotline, poster,

safety slogan, dan lain sebagainya.

Untuk menghadapi kondisi darurat, pastikan Anda sudah menyiapkan beberapa hal. Seperti tim penyelamat, ambulance, pemadam kebakaran, P3K, dan peralatan darurat lainnya.

11. Petugas yang Sudah Berpengalaman

Agar keamanan terjaga, tentunya pekerja akan ikut andil di dalamnya. Oleh sebab itu, sebaiknya pekerja yang sudah berpengalaman. Secara umum, mereka akan lebih banyak memiliki

keterampilan dan pengetahuan tentang pabrik.

12. Memeriksa Kontraktor

Semua kontraktor yang terlibat dalam kegiatan ini harus diperiksa seberapa siap untuk pemakaian jangka panjang. 

Hal-hal yang bisa Anda cek kesiapannya, seperti peralatan, tenaga kerja, prosedur, dan lain sebagainya.

Jangan lupa untuk memastikan orientasi kondisi pabrik sudah baik, jadi para pekerja akan lebih mudah dalam menjalani pekerjaan mereka.

13. Pindahkan Semua Bahan Bahaya ke Tempat yang Aman

Untuk bahan kimia dan bahan berbahaya lainnya, pindahkan ke lokasi yang aman dan jauh dari perbaikan tahunan pabrik. Pastikan untuk mengendalikannya secara disiplin.

Hal-hal yang Memiliki Potensi Bahaya

Ada banyak hal yang bisa menjadi potensi bahaya untuk kegiatan perbaikan pabrik. Namun, itu tergantung produk, fasilitas pabrik, kondisi operasi, dan jenis produk yang digunakan.

Secara umum yang berpotensi bahaya untuk turn around adalah bahan kimia, kebakaran, listrik, mekanis, ledakan, ergonomi, dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Itulah beberapa fakta tentang perbaikan tahunan pabrik yang mencakup banyak hal. Jika Anda ingin melaksanakan kegiatan ini dengan aman, maka jangan lupa untuk menerapkan tips-tips di atas, ya!